Jam Puasa: Timer Diet
Perut keroncongan? Cek timernya dulu. Jam Puasa menghitung puasa intermitenmu, punya preset siap pakai, dan ada mode Ramadan buat bulan puasa.
Ketik belanja besok jam 9, dan Beres langsung paham kapan tenggatnya. Sisanya tinggal dicoret.

Tambah tugas lewat + Tugas, atau ketik langsung di kolom tambah cepat. Atur daftar, tenggat, prioritas, label, dan pengulangan: sekali, harian, hari kerja, bulanan, atau tiap 3 hari. Tugasnya gede? Pecah jadi subtugas.
Lihat tugas hari ini, yang akan datang, dan yang terlambat, atau geser kartunya di papan Kanban dari Belum ke Dikerjakan sampai Selesai. Filter bisa disimpan, dan tugas yang sudah selesai bisa dibuka lagi kalau ternyata belum.

Tekan + Tugas, atau ketik di tambah cepat, misalnya belanja besok jam 9.

Pilih Daftar, Jatuh tempo, Prioritas, Label, dan Pengulangan.

Kalau perlu, nyalakan Ingatkan saat jatuh tempo.
Belum, Dikerjakan, Selesai.
Hari ini, akan datang, terlambat, dan pencarian.
Harian, hari kerja, bulanan, atau tiap 3 hari.
Simpan tugasmu sebagai file CSV.
Nggak. Login Google opsional, cuma buat sinkron. Tanpa login, datamu tetap di perangkatmu.
Ngerti. Ketik saja seperti biasa, misalnya belanja besok jam 9.
Perut keroncongan? Cek timernya dulu. Jam Puasa menghitung puasa intermitenmu, punya preset siap pakai, dan ada mode Ramadan buat bulan puasa.
Satu centang hari ini, satu lagi besok, dan streak kamu terus memanjang. Mulai dari template kebiasaan, lalu intip statistiknya.
Tenggorokan kering itu tanda kamu sudah telat minum. Kendi mencatat berapa banyak air yang kamu minum dan mengingatkanmu sebelum sampai ke situ.
Senyum lebar atau muka kusut? Pilih emoji mood yang paling pas, catat aktivitasmu hari ini, dan jurnalmu bertambah satu halaman lagi.